Minggu, 21 Februari 2010

Frame


Frame memungkinkan kita untuk menampilkan lebih dari satu halaman
dokumen dalam satu waktu. Tidak seperti di tabel, tiap-tiap frame
mencerminkan halaman yang independen.
Untuk menciptakan frame, kita terlebih dahulu menciptakan tipe baru yang
disebut frameset.


Penjelasan lebih detail mengenai penggunaan frame dapat
dilihat pada kode berikut:


Sabtu, 20 Februari 2010

Desain table



Pada umumnya, tabel digunakan untuk menampilkan data tabular dalam
bentuk baris dan kolom. Perpotongan baris dan kolom di dalam tabel disebut
sebagai sel.
Bagaimanapun, fleksibilitas HTML memungkinkan kita untuk menampilkan
data di dalam tabel secara atraktif. Artinya, tak hanya sebatas pada data
tabular saja, namun juga mengizinkan kita melakukan pemformatan.
Terdapat 3 tag dasar dalam pembuatan table, yaitu:
Tag atau table heading yang berfungsi mendefinisikan header.
Tag atau table row yang berfungsi mendefinisikan baris.
Tag atau table data yang berfungsi mendefinisikan sel.



Sebuah tabel tidak selalu memiliki ukuran dan jumlah sel yang sama dalam
setiap baris ataupun kolomnya. Sebagai contoh, mungkin kita perlu
melakukan penggabungan (merge) sel.
Dalam konteks elemen tabel, penggabungan sel dapat dilakukan berdasar
baris (rowspan) atau kolom (colspan).
Contoh pembuatan desain web dengan memanfaatkan tabel dapat dilihat kodenya dibawah ini



Senin, 08 Februari 2010

metode penelitian

Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk penelitian survai. Pengumpulan data dengan tes, angket dan dokumen, analisis data yang digunakan adalah analisis statistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif korelasional. Setiap variable bebas (X) dikorelasikan dengan variabel terikat (Y), kemudian secara bersama-sama variabel bebas dikorelasikan dengan variabel terikat. Variabel penelitian ini dapat dilihat pada Tabel 3.1.


Penelitian ini menguji hubungan antara bakat mekanik, motivasi belajar, persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru dengan prestasi belajar service engine siswa SMK Negeri 1 Sedan Rembang Program Keahlian Mekanik Otomotif. Penelitian korelasi bertujuan untuk menemukan ada tidaknya hubungan dan apabila ada berapa eratnya hubungan tersebut serta berarti atau tidak hubungan itu (Arikunto, 2007:270).

Minggu, 10 Mei 2009

Program Sorting

/* Nama : fatkhur RochmaN
* NIM : 208533420031
* M.K. : AlgoritMa dan Struktur Data
* Praktek : (A) Membuat Program Pengurutan (Sort) dan Pencarian (Searching)
* No. Nama Buah
* -------------------------------
* 1. mangga
* 2. anggur
* 3. jeruk
* 4. salak
* 5. dukuh
* 6. apel
* 7. manggis
* 8. kiwi
* 9. nangka
* 10. belimbing
********************* ------------------------------- *************************/


import java.io.BufferedReader;
import java.io.InputStreamReader;
import java.io.IOException;

public class Pengurutan
{
private static int ukuranVector;
public static String Arr [] = new String [5];

public static void main(String[] args)
{
System.out.print("Berapa Data yang Anda mau masukkan? ");
ukuranVector = inputData();
InsertArray();
BubbleSort();
Search();
}
private static int inputData() {
BufferedReader bfr = new BufferedReader(
new InputStreamReader(System.in));
String angkaInput = null;
try {
angkaInput = bfr.readLine();
} catch (IOException e) {
e.printStackTrace();
}
int Data = Integer.valueOf(angkaInput).intValue();
return Data;
}

public static String DataString()
{
BufferedReader bfr = new BufferedReader(new InputStreamReader(System.in));
String StringInput = null;

try {StringInput = bfr.readLine();}
catch (IOException e)
{ e.printStackTrace(); }
return StringInput;
}
public static void InsertArray()
{
for(int x = 0; x
{
System.out.print("Masukkan data Array ke "+x+" : ");
Arr[x] = DataString();
}
}

public static void BubbleSort()
{
System.out.println("*=============================================*");
System.out.println("* data terurut dengan Metoda BUBBLE SORT *");
System.out.println("*=============================================*");
for (int y=0; y < Arr.length; y++)
{
for (int x = y + 1; x < Arr.length; x++)
{
if (Arr[x].compareTo(Arr[y]) < 0)
{
String t = Arr[y];
Arr[y] = Arr[x];
Arr[x] = t;
}
}

System.out.println("Data ke "+y+" : "+Arr[y]);
}
}


private static void Search()
{
System.out.print("Masukkan data yang Anda cari : ");
String cari = DataString();

for (int x= 0; x
{
if (Arr[x].equals(cari))
{
System.out.println();
System.out.println("Data "+cari+" ada dalam Index ke "+x);
}
}
}
}



Kamis, 07 Mei 2009

Sistem Operasi


SISTEM OPERASI

  1. Pendahuluan

Sistem Operasi didefinisikan sebagai sebuah program yang mengatur perangkat keras komputer, dengan menyediakan landasan untuk aplikasi yang berada diatasnya, serta bertindak sebagai penghubung antara para pengguna dengan perangkat keras. Sistem Operasi bertugas untuk mengendalikan (kontrol) serta mengkoordinasikan pengunaan perangkat keras untuk berbagai program aplikasi untuk bermacam-macam pengguna. Dengan demikian, sebuah Sistem Operasi bukan merupakan bagian dari perangkat keras komputer, dan juga bukan merupakan bagian dari perangkat lunak aplikasi komputer, apalagi tentunya bukan merupakan bagian dari para pengguna komputer.

Pengertian dari Sistem Operasi dapat dilihat dari berbagai sudut pandang. Dari sudut pandang pengguna, Sistem Operasi merupakan sebagai alat untuk mempermudah penggunaan komputer. Dalam hal ini Sistem Operasi seharusnya dirancang dengan mengutamakan kemudahan penggunaan, dibandingkan mengutamakan kinerja ataupun utilisasi sumber-daya. Sebaliknya dalam lingkungan berpengguna-banyak (multi-user), Sistem Operasi dapat dipandang sebagai alat untuk memaksimalkan penggunaan sumber-daya komputer. Akan tetapi pada sejumlah komputer, sudut pandang pengguna dapat dikatakan hanya sedikit atau tidak ada sama sekali. Misalnya embedded computer pada peralatan rumah tangga seperti mesin cuci dan sebagainya mungkin saja memiliki lampu indikator untuk menunjukkan keadaan sekarang, tetapi Sistem Operasi ini dirancang untuk bekerja tanpa campur tangan pengguna.

Dari sudut pandang sistem, Sistem Operasi dapat dianggap sebagai alat yang menempatkan sumber-daya secara efisien (Resource Allocator). Sistem Operasi ialah manager bagi sumber-daya, yang menangani konflik permintaan sumber-daya secara efisien. Sistem Operasi juga mengatur eksekusi aplikasi dan operasi dari alat M/K (Masukan/Keluaran). Fungsi ini dikenal juga sebagai program pengendali (Control Program). Lebih lagi, Sistem Operasi merupakan suatu bagian program yang berjalan setiap saat yang dikenal dengan istilah kernel.

Dari sudut pandang tujuan Sistem Operasi, Sistem Operasi dapat dipandang sebagai alat yang membuat komputer lebih nyaman digunakan (convenient) untuk menjalankan aplikasi dan menyelesaikan masalah pengguna. Tujuan lain Sistem Operasi ialah membuat penggunaan sumber-daya komputer menjadi efisien...


Avenged sevenfold - Seize the Day